Rabu, 17 Juli 2013

Bisnis Waralaba, Cocok Bagi Pemula

Waralaba
Apakah Anda memiliki keinginan untuk terjun ke dunia bisnis namun masih minim pengetahuan? Jika iya, ada banyak solusi. Selain mengambil pendidikan khusus untuk bisnis, Anda bisa belajar dari wirausahawan yang sudah berpengalaman.

Apabila telah memiliki modal usaha namun belum yakin terjun di dunia bisnis, Anda dapat mencoba sistem waralaba atau franchise. Dengan membayarkan sejumlah uang untuk mendapatkan hak waralaba, Anda dapat menjalankan sebuah bisnis usaha tanpa pemikiran yang rumit dan proses produksi yang kompleks.

Di Indonesia, terdapat banyak macam bisnis usaha yang menawarkan sistem waralaba. Diantaranya adalah Apotek K24, Circle K, Mc Donalds, Warung SS, dan lain-lain. Anda dapat memilih jenis waralaba sesuai selera dan kemampuan finansial Anda. Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam memilih jenis waralaba.

Sesuaikan Minat

Dalam memilih jenis waralaba, utamakan sesuai dengan minat usaha yang ingin ditekuni. Jika Anda senang berkecimpung didunia medis, waralaba apotek akan cocok. Lain halnya jika Anda menyukai wisata kuliner dan makanan, waralaba yang bergerak di bidang kuliner akan cocok bagi Anda. Pelajari jenis waralaba yang Anda tekuni dan bandingkan dengan jenis waralaba yang sejenis.

Reputasi

Utamakan memilih waralaba yang memiliki reputasi yang baik di mata masyarakat. Apabila waralaba yang Anda pilih memiliki reputasi buruk, usaha waralaba akan sulit untuk berkembang dan maju.

Potensi bisnis

Adakalanya usaha waralaba mampu mendapatkan keuntungan yang berlimpah di suatu tempat, namun belum tentu berlaku sama ketika usaha waralaba tersebut dijalankan di lokasi Anda. Oleh karena itu, jangan pilih jenis waralaba secara asal. Pertimbangkan potensi bisnis waralaba yang dipilih sesuai dengan lokasi Anda. Misalnya, apabila lokasi berdekatan dengan gedung perkantoran ataupun kampus, memilih jenis waralaba yang bergerak di bidang makanan merupakan pilihan yang jitu. Perhitungkan pula target keuntungan yang ingin Anda dapatkan. Hal ini penting untuk mengembalikan modal yang telah dikeluarkan.

Baca teliti perjanjian

Anda perlu cermat dan detail dalam membaca isi perjanjian kerjasama waralaba. Hindari waralaba yang memiliki poin-poin merugikan usaha Anda. Pastikan perjanjian waralaba juga memiliki kekuatan hukum yang kuat.

Menjalankan bisnis waralaba sepintas terlihat mudah. Namun, cermat dan berhati-hati dalam menjalankan bisnis ini tetap perlu dilakukan.

Sumber : Kompas

Share/Bookmark

Artikel Terkait Wirausaha

0 comments:

Poskan Komentar

 
;