Senin, 06 Mei 2013

Produksi Kue

Produksi Kue
Banyak wanita yang memiliki hobi membuat kue, tapi jarang yang mengembangkannya menjadi bisnis. Dengan strategi usaha yang tepat dan terencana, keuntungan yang diperoleh dengan menjadi produsen kue lebih besar daripada menjadi agen kue. Target pasar produk kue sangat beragam, dari perorangan hingga pasar tradisional serta modern. Dan kegemaran masyarakat Indonesia untuk selalu menyediakan dan mengkonsumsi kue tidak akan pernah surut. Apalagi kue masih menjadi hal penting dalam setiap momen peristiwa. Dari hal tersebut jelaslah bahwa bisnis ini memberikan peluang yang menguntungkan apabila anda tertarik untuk menjalankannya.

Memulai Usaha

Untuk memulai bisnis ini anda harus memperhatikan aspek-aspek berikut :

Pengetahuan dan keterampilan

  • Keterampilan dan pengetahuan membuat kue yang enak dan lezat.
  • Mempunyai strategi pemasaran yang baik.
  • Memiliki jaringan pemasaran yang luas.
  • Memiliki keterampilan memilih jenis kue yang akan dijual.
  • Jeli membaca selera pasar sehingga anda mampu memproduksi kue yang laris di pasaran.
  • Kemampuan mengenali karakteristik kue, misalnya : berapa lama suatu jenis kue bisa bertahan, lama waktu pembuatannya, atau rapuh tidaknya kue tersebut.
  • Mengetahui cara membingkis kue yang baik dan benar. Salah dalam membingkis kue akan menyebabkan kue rusak.

Modal yang dibutuhkan

  • Peralatan membuat kue.
  • Modal kerja. Semakin banyak jenis kue yang diproduksi, otomatis semakin besar modal yang diperlukan.

Hambatan Usaha

Beberapa hambatan usaha yang ditemui dalam menjalankan bisnis usaha ini antara lain :
  • Banyak orang yang menjalankan bisnis usaha ini, jadi harus mempunyai inovasi untuk menjalankannya.
  • Agak berat dalam mengawali usaha ini terutama dalam hal pemasaran.
 

Strategi Usaha

Strategi usaha yang dapat anda jalankan untuk mengembangkan penjualan kue adalah :
  • Belajar dari para pesaing.
  • Melakukan modifikasi pada pola penjualan produk, misalnya : dengan memberlakukan beberapa sistem penjualan (mulai dari menjual ke konsumen langsung sampai menjual ke agen/distributor).
  • Menentukan harga yang kompetitif.
  • Mempromosikan produk kue anda melalui internet.
  • Membuat variasi dan rasa kue yang selalu baru.

Simulasi Usaha

Modal awal

Mixer Rp 1.500.000,00
Blender Rp 500.000,00
Oven Rp 500.000,00
Loyang dan cetakan kue Rp 1.000.000,00
Timbangan kue Rp 1.000.000,00
Jumlah                                             Rp 4.500.000,00

Peralatan mengalami penyusutan selama 4 tahun dan memiliki nilai residu sebesar Rp 1.000,00 dengan menggunakan metode penyusutan garis lurus. Biaya penyusutan per tahun = (Rp 4.500.000,00 - Rp 1.000,00) : 4 = Rp 1.124.750,00 per tahun atau sama dengan Rp 93.729,00 per bulan.

Perlengkapan


Kantong plastik Rp 100.000,00
Stoples Rp 300.000,00
Lakban Rp 50.000,00
Alat tulis Rp 50.000,00
Jumlah Rp 500.000,00

Bahan baku


Bahan baku kue Rp 2.000.000,00
Jumlah Rp 2.000.000,00

Perhitungan Laba/(Rugi) per bulan

Pendapatan (50 kue x 30 hari x Rp3.500,00) Rp 5.250.000,00

Biaya-biaya


Biaya bahan baku Rp 2.000.000,00
Biaya perlengkapan Rp 500.000,00
Biaya listrik, air, dan telepone Rp 300.000,00
Biaya gaji karyawan Rp 750.000,00
Biaya penyusutan peralatan Rp 93.729,00
Biaya transportasi dan kirim Rp 300.000,00
Biaya lain-lain Rp 100.000,00
Jumlah biaya Rp 4.043.729,00
Laba bersih Rp 1.206.271,00

Jika anda menjalankan bisnis usaha ini musiman (misalnya menjelang Lebaran atau Natal) maka dari jauh-jauh hari, anda harus sudah mempersiapkan perlengkapannya dan juga pemasarannya.

Sumber : 99 Bisnis Modal < Rp 10 juta

Share/Bookmark

Artikel Terkait Ide Usaha

0 comments:

Posting Komentar

 
;