Jumat, 03 Mei 2013

Kurangi Pengangguran, Disnakertransduk Jatim Bina Pebisnis Online

Bisnis Online
Menurut Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Kependudukan (Disnakertransduk) Propinsi Jawa Timur, perekonomian suatu daerah akan tumbuh apabila banyak penduduknya yang berwiraswasta atau menjadi pengusaha. Oleh karena itu, untuk mengurangi jumlah pengangguran, Disnakertransduk wilayah Jawa Timur akan membina pelaku usaha yang berbasis bisnis online.

Kadisnakertransduk Propinsi Jawa Timur, Hari Sugiri, mengatakan, jumlah masyarakat yang menganggur di wilayah Jawa Timur saat ini mencapai 3,5% dari jumlah penduduk.

Menurutnya, jika seorang pelaku usaha mampu mengaplikasikan metode online, maka akses bisnis dan usahanya akan semakin cepat berkembang. "Karena dengan online, produk yang dihasilkan oleh seorang entrepeneur mampu diakses oleh banyak orang, hingga keluar negeri," jelasnya. 

Dia menjelaskan bahwa pihaknya kini memiliki binaan sebanyak 2.500 wirausaha, dan yang menjalankan bisnis secara online baru 10%. Jumlah tersebut diakuinya masih minim, mengingat teknologi internet merupakan kawasan yang tanpa batas. 

Konsep pembinaan terhadap pelaku usaha online ini, sambungnya, akan dilakukan secara bersama-sama. Selama ini mereka yang sudah akrab dengan bisnis online masih melakukan secara sendiri-sendiri dan sporadis. Kedepannya, akan digagas dalam satu wadah sehingga memberikan kemudahan untuk mengakses pasar.

Sebanyak 40% wirausahaan binaannya merupakan bankable (mendapat pinjaman dari bank). Sedangkan sebagian lagi, belum paham cara mengakses kebutuhan modal yang disediakan oleh pemerintah. Oleh karena itu, dalam acara tersebut, pihaknya akan menggandeng Bank UMKM Jatim dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jatim. 

Untuk para pelaku usaha online binaan akan diberikan pelatihan pembuatan produk yang berkualitas, mulai dari kemasan hingga strategi pemasaran. Selain itu, juga disosialisasikan cara mengakses permodalan di sejumlah lembaga keuangan.

"Sehingga usaha tersebut tidak jalan di tempat atau malah tergerus persaingan, termasuk kaitannya menjadi wirausaha yang tangguh," urainya. 

Sumber : Okezone



Share/Bookmark

Artikel Terkait Berita

0 comments:

Posting Komentar

 
;