Minggu, 07 April 2013

Handycraft Kain Perca

Handycraft Kain Perca
Anda mempunyai hobi? Suatu bisnis usaha dapat dimulai dari hobi yang dibisniskan. Jika hobi anda menjahit, anda bisa mencoba untuk berbisnis handycraft dari kain perca.

Kain perca adalah kain yang sudah tidak digunakan oleh pabrik konveksi dan tukang jahit. Yang ini berarti limbah bagi mereka. Dengan menggunakan kain perca yang dianggap limbah oleh orang lain, tentunya anda dapat memperoleh bahan baku tersebut dengan harga yang murah.

Hal utama dalam menjalankan jenis usaha ini adalah kreativitas. Dengan kreativitas, anda dapat merubah kain perca yang tidak bernilai menjadi sebuah handycraft yang bernilai jual tinggi.

Memulai Usaha

Beberapa hal yang harus anda lakukan untuk memulai usaha ini adalah :
  • Mencari pemasok kain perca. Hal ini dapat anda awali dengan mencari penjahit terdekat dari rumah anda. Apababila usaha telah berjalan dan membutuhkan pasokan yang lebih banyak, anda dapat mencari penjahit lain agar kain perca yang anda peroleh lebih bervariasi.
  •  Menentukan model handycraft yang akan anda buat. Anda dapat membuat serbet, tirai, bed cover, sarung banta, taplak meja, dsb. Untuk mencari inspirasi, anda bisa mencarinya melalui browsing di internet atau membaca buku yang berisi tentang kreasi kain perca.
  • Mempersiapkan peralatan kerja. Peralatan kerja utama yang dibutuhkan adalah mesin jahit. Untuk awalnya anda cukup menyediakan satu buah saja. Selain itu anda juga perlu menyediakan gunting, jarum, dan benang.
  • Merekrut pegawai. Ada baiknya anda merekrut pegawai yang telah mahir menjahit. Ini bisa anda dapat dari lulusan kursus menjahit. Mereka biasanya telah menguasai teknik menjahit dengan baik.
  • Menentukan sistem penjualan. Untuk menjual hasil usaha anda ini, anda bisa melakukannya dengan sistem titip jual atau menjual sendiri. Dengan menjual sendiri tentunya anda akan memperoleh keuntungan yang lebih besar daripada dengan sistem titip jual.

Hambatan Usaha

Tantangan usaha ini adalah merebut pangsa pasar dari bisnis sejenis. Untuk memenangkan pangsa pasar dalam bisnis ini adalah kreativitas. Dengan kreativitas, anda dapat membuat sebuah handicraft unik yang tidak ada tandingannya. Dan dengan keunikan, handicraft anda akan mudah dikenal dan diingat oleh orang lain. Selain itu, perhatikan juga cara pemasaran handycraft anda agar cepat laku dan menghasilkan keuntungan.

Strategi Usaha

Sebagai jenis usaha yang mengutamakan kreativitas, anda harus selalu membuat produk yang unik dan khas. Keunikan tersebut dapat dilihat dari teknik menjahit dan bentuk. Dengan keunikan maka produk anda akan mudah dijual karena mempunyai ciri khas. Beberapa strategi yang bisa anda lakukan adalah :
  • Mempercantik kemasan. Suatu produk yang bagus namun tidak mengemasnya dengan menarik akan menjauhkan pembeli dari produk anda. Percantiklah kemasan produk anda. Kemas dengan semenarik mungkin agar menarik minat pembeli.
  • Memberikan label pada produk. Dengan memberikan label pada produk akan memberikan identitas pada produk anda.
  • Cermati momen yang ada. Misalnya ketika momen lebaran, anda bisa membuat produk yang berkaitan dengan momen tersebut seperti sajadah anak.
  • Membuat dalam satu paket dengan desain yang unik. Misalnya seprei, selimut, bantal, dan tirai. Anda dapat mendesainnya tidak harus dengan warna yang sama, namun dengan tema yang menghubungkan. Anda dapat juga membuat dengan ide yang berbeda sehingga dapat memperluas wawasan desain anda.
  • Mempromosikan produk. Anda dapat mempromosikan produk anda melalui jejaring sosial. Salah satu caranya melalui facebook dengan memasang foto-foto yang menarik. Telah banyak orang melakukan dengan cara ini, anda pun bisa demikian.
  • Buatlah kemungkinan pembeli dapat memesan sesuai model yang mereka kehendaki.
  • Perhatikan tren. Tren yang dimaksud adalah kecenderungan motif dan warna yang sedang disukai oleh banyak orang. Ada kecenderungan dalam waktu tertentu motif/warna booming dan menarik perhatian banyak orang. Hal ini memerlukan kejelian anda dalam melakukannya. Intinya, perluas wawasan anda.

Simulasi Usaha

Modal Awal

Peralatan

2 unit mesin jahit                                           Rp 6.000.000,00
Kursi                                                             Rp 200.000,00
Lemari etalase                                             Rp 1.500.000,00
Meja untuk membuat pola & memong kain  Rp 1.000.000,00
Jumlah                                                      Rp 8.700.000,00
      Peralatan mengalami penyusutan selama 4 tahun dan memiliki nilai residu sebesar Rp 1.000,- dengan menggunakan metode penyusutan garis lurus. Biaya penyusutan per tahun = (Rp 8.700.000 - Rp 1.000) / 4 = Rp 2.174.750,- per tahun atau sama dengan Rp 181.229,- per bulan.

      Perlengkapan

      Plastik pembungkus                                     Rp 200.000,00
      Stock bahan baku kain perca                        Rp 1.000.000,00
      Peralatan pendukung (gunting, jarum,dll)     Rp 500.000,00
      Jumlah                                                         Rp 1.700.000,00

          Perhitungan Laba/(Rugi) / Bulan

          Pendapatan : Rp 150.000,- x 30 hari                 Rp 4.500.000,00

          Biaya-biaya

          Listrik                                                           Rp 250.000,00
          Biaya perlengkapan                                         Rp 1.700.000,00
          Gaji karyawan 2 orang @ Rp 500.000            Rp 1.000.000,00
          Biaya penyusutan peralatan                            Rp 181.229,00
          Transportasi                                                   Rp 150.000,00
          Biaya lain-lain                                                   Rp 100.000,00
          Jumlah                                                           Rp 3.381.229,00
          Laba Bersih                                                  Rp 1.118.771,00


          Sumber : 99 Bisnis Modal < Rp 10 Juta


          Share/Bookmark

          Artikel Terkait Ide Usaha

          0 comments:

          Posting Komentar

           
          ;